Apa itu FIM?

Forum Indonesia Muda (FIM) merupakan sebuah forum independen yang beranggotakan pemuda dan mahasiswa dari berbagai aktivitas, universitas maupun lembaga kepemudaan, dari seluruh Indonesia; dengan cita-cita bersama membangun bangsa dengan semangat kontribusi bersama. Forum ini dibuat sebagai sarana peningkatan kompetensi pemuda dan mahasiswa dalam rangka menyiapkan pemimpin masa depan dan wadah silaturahmi untuk membangun kontribusi bersama.

Berawal dari Gagasan Sederhana


Sebuah pelatihan yang bertujuan untuk memperluas wawasan, meningkatkan kompetensi, dan menanamkan pilar-pilar karakter dan kepemimpinan sekaligus memperluas jaringan dari pesertanya. Pelatihan ini dikemas dalam bentuk diskusi, simulasi, workshop, games, outbond, serta unjuk ekspresi. Hingga saat ini, FIM memiliki alumni pemuda dan mahasiswa dengan jumlah lebih dari 2000 orang yang tersebar di seluruh Indonesia dengan latar belakang minat dan aktivitas seperti pendidikan, kerelawanan, pemberdayaan masyarakat, lingkungan, sosial politik ekonomi, seni dan budaya. dalam kegiatan online maupun offline.

Statistik FIM

0
Tahun
0
Angkatan
0
Alumni

FAQ

?Apakah Forum Indonesia Muda itu?
Gerakan Kaderisasi Kepemudaan, yang mencita-citakan Indonesia yang lebih baik: mandiri, berdaulat, adil dan makmur. Berdiri sejak 2003 dengan model forum aktivis yang menyelenggarakan pelatihan kepemimpinan dan karakter. Sejak 2017, kami berupaya fokus pada apa yang menjadi ciri dan kekuatan utama jaringan FIM selama ini, yaitu kaderisasi kepemudaan.
?FIM Regional itu apa?
Setelah 5 tahun gerakan FIM, FIM mulai membangun model gerakan yang berbasis regional agar visi pemberdayaan dimulai tidak hanya dari Jakarta. Sejak 2017, para penggerak regional disebut kader next gen. Program regional berbasis pada aktivitas pemberdayaan masyarakat di daerah masing-masing.
?Kader Next Gen itu siapa, tugasnya apa?
Pemuda/i berusia 18-25 tahun, yang siap minimal selama 1 tahun kedepan fokus membangun aktivitas di FIM regional masing-masing. Para kader next gen, akan diberikan pelatihan dan penguatan nilai-nilai FIM pada pelatihan wilayah yang tersebar di 5 daerah di Indonesia selama 3-4 hari, pada rentang bulan Juni-Juli 2018.
?Apa itu pelatihan wilayah?
Aktivitas yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan persiapan kader next gen mulai dari softskill, internalisasi nilai-nilai FIM dan perumusan kegiatan regional.
?Model pelatihan wilayahnya seperti apa?
Bootcamp training (pelatihan intensif) selama 3-4 hari di akhir pekan, yang akan diikuti oleh 100-150 peserta dari regional di sekitar lokasi pelatihan
?Regional mana saja yang membuka pendaftaran kader next gen untuk diikutkan ke pelatihan wilayah FIM ?
A. Regional aktif saat ini : 1. Malang 2. Surabaya 3. Bogor 4. Samarinda 5. Bukittinggi 6. Mataram 7. Balikpapan 8. Jayapura 9. Batam 10. Pangkal Pinang 11. Palembang 12. Kendari 13. Gorontalo 14. Banjarbaru 15. Bandung 16. Bekasi 17. Tangerang Raya 18. Jogja 19. Jember 20. Depok 21. Semarang 22. Sidoarjo 23. Solo Raya 24. Pekanbaru 25. Bengkulu 26. Manado 27. Ambon 28. Jambi 29. Makassar 30. Jakarta 31. Palangkaraya 32. Palu 33. Padang 34. Majene 35. Bandar Lampung 36. Sumut B. Regional Baru: 1. Banda Aceh 2. Lhokseumawe 3. Cilegon-Serang Pandeglang-Lebak 4. Maluku Utara 5. Pontianak 6. Banjarmasin 7. Kaltara 8. Cirebon 9. Purwokerto 10. Sumedang 11. Ciamis 12. Madura 13. Denpasar 14. Kupang 15. Rote 16. Sumba 17. Maumere 18. Labuan Bajo 19. Papua Barat
?Bagaimana dengan Pelatihan Nasional?
Pelatihan Nasional FIM rencananya tetap akan dilangsungkan akhir tahun 2018. Komposisinya akan terdiri dari 70% kader next gen terbaik yang dikirim dari regional masing-masing, yang sudah mengikuti pelatihan wilayah dan menunjukkan performa yang baik di FIM regional. 30% peserta pelatihan nasional akan didapat dari pendaftaran baru untuk pemuda-pemudi Indonesia yang sudah memiliki karya yang dikenal oleh masyarakat dengan tujuan salah satunya membangun jejaring strategis antara pemuda-pemudi di Indonesia.
?Bagaimana model kontribusi kader next gen di FIM Regional pasca pelatihan wilayah yang diharapkan oleh FIM?
Bisa aktif dan memprioritaskan FIM sebagai organisasi utama selama 1 tahun kedepan. Keaktifan akan dievaluasi berkala oleh pengurus FIM regional. Benefit sebagai kader next gen FIM aktif seperti pemberian rekomendasi beasiswa/konferensi internasional/pekerjaan, kepengurusan FIM Pusat, dan lainnya baru akan bisa diberikan setelah masa aktif 1 tahun terpenuhi
?Bagaimana dasar saya sebagai calon next gen untuk menentukan regional pilihan saya?
Silahkan refleksikan selama 1 tahun kedepan, kamu akan banyak beraktivitas untuk FIM di daerah mana
?Bolehkah memilih regional X, tapi saya bisa pilih lokasi pelatihan wilayah yang berbeda dengan regional pilihan saya?
Tidak bisa. Setiap regional sudah ditentukan akan turut serta sebagai penyelenggara pelatihan wilayah tertentu. Jadi pilihan regionalmu akan berkonsekuensi dengan pilihan tempat pelatihan wilayah.
?Bagaimana pembagian lokasi pelatihan wilayah berdasarkan FIM regionalnya
Pelatwil 1 : seluruh FIM regional dari sumatera Pelatwil 2 : seluruh FIM regional dari Jabodetabek dan Kalimantan Pelatwil 3 : seluruh FIM regional dari Banten, Jawa Barat (diluar Jabodetabek), Jawa Tengah dan Yogyakarta Pelatwil 4 : seluruh FIM regional dari Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Pelatwil 5 : seluruh FIM regional dari Sulawesi, Maluku dan Papua

Pojok Inspirasi

  • In Amullah
  • Indraka Fadhlillah
  • Nafizah
  • Ruli Aulia
  • Rafi Putra Arriyan
  • Asri Gita
Anda, alumni FIM, adalah sekelompok anak muda yang amat terpilih. Anda adalah sebagian kecil dari pemimpin-pemimpin muda Indonesia yang telah melewati proses seleksi yang baik. Pada anda kami titipkan masa depan Indonesia. Karena itu, persiapkan diri anda dengan baik, tunjukkan pada bangsa ini bahwa alumni-alumni FIM adalah pemuda yang membanggakan, bukan hanya bagi keluarga besar FIM, tapi juga seluruh Bangsa Indonesia.
Anies Baswedan
Ini forum yang sangat dinamis. Saya kira forum antar provinsi seperti ini perlu diadakan sehingga yang timur bisa kenal yang barat, yang barat bisa kenal yang timur. Kemudian masing-masing peserta saling menyelami karakter peserta lainnya. Karena inti kepemimpinan mendatang adalah bagaimana masing-masing memahami perbedaan, mengakui kelebihan dan belajar dari kekurangan.
Dahlan Iskan